KEMANAKAH MANUSIA-MANUSIA BERWAJAH SURGA?

Sepinya disini
Hanya terdengar kicau burung yang bersarang di loteng lantai 3
yang paling berisik justru suara pesawat yang akan landing di bandara Juanda
Itulah hari ini

Sekali lagi, ketika melebur dalam gegap gempita manusia,
rasa itu muncul lagi.
Sepi ditengah hiruk pikuk dunia.

Kata sahabatku, “Aku ingin sepertimu, menjadi manusia bebas.”
Tapi dalam hati, aku tidak bebas, sobat
Hanya terlepas.

Sahabatku yang lain berkata,”Aku ingin sepertimu, berkelana menikmati keindahan sampai ujung dunia.”
Agh, dalam hati, tapi aku hanya melihat dg satu mata.

Tak ada yang tau bahwa,
aku ingin sekedar pejamkan mata yg tak pernah tidur.
Ingin sekedar melemaskan otot yg tak pernah berhenti berjalan.
Ingin sekedar memenuhi rongga paru-paru dg O2 beraroma embun dari pucuk-pucuk daun teh.
Karena aku lelah, sobat…

Kemanakah manusia-manusia berwajah surga?
Adakah yang mana hendak menuntunku hingga tak lagi surut langkahku&hilang lelahku?

Kemanakah manusia-manusia berwajah surga?
Ataukah aku telah salah mengambil jalan?

@ wage-sidoarjo
5 April 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s